Sabtu, 20 Desember 2014
"PERGANTUNGAN JIWAKU, ZAINUDDIN"
"PERGANTUNGAN JIWAKU, ZAINUDDIN"
Sungguh besar sekali harapan saya untuk hidup didekatmu
Supaya mimpi yang telah engkau rekatkan sekian lamanya bisa terlaksana
Supaya dapat kesalahan besar saya yang telah perbuat terhadap dirimu, saya tebus semua
Tetapi, cita-citaku ini tinggal selamanya menjadi cita-cita
Sebab kau sendiri yang menutup pintu dihadapanku
Saya mengharamkan saya memasukinya
Sebab engkau hendak mencurahkan segala dendam, sakitan yang telah lama bersarang dalam dirimu
Lantaran membalas dendam itu, engkau ambil keputusan yang maha kejam
Engkau regut tali pengharapanku
Padahal pada tali itu pula pengharapanmu sendiri bergantung
Sebab itu percayalah Zainuddin
Bahwa hukuman ini dapat mengenai diriku seorang
Bukan ia menyimpan celaka padaku saja
Tetapi pada kita berdua
Karena saya tahu bahwa engkau masih tetap cinta kepadaku
Zainuddin, kalau saya tak ada hidupmu juga tidak akan beruntung
Percayalah, didalam jiwaku ada satu kekayaan yang besar yang engkau sangat perlukan
Dan kekayaan itu belum pernah kuberikan kepada siapapun walaupun kepada Aziz
Kekayaann itu ialah kekayaan cinta
Seandainya kau terima kembali kedatanganku
Saya tidak akan meminta balasan apa-apa kepadamu
Balasan yang aku minta dari cinta suciku hanyalah dari ALLAH
Supaya engkau diberiNya bahagia
Balasan yang kedua yang saya harapkan
Adalah supaya saya dapat selalu di dekatmu selamanya
Zainuddin
Engkau akan peroleh seorang perempuan yang suci batinnya, suci jiwanya
Belum pernah disentuh orang lain
Hatinya belum pernah dirampas orang
Dan tidak ada bedanya dengan permatamu yang hilang
Dan dengan gadis Batipuh yang engkau cintai dua dan tiga tahun yang lalu
Yang gambarnya tergantung di kamar tulismu
Tetapi sungguhpun kesalahanmu kepadaku telah kumaafkan
Sebab ia lantaran aku cinta akan engkau
Dan karena saya tahu, engkau lakukan semua lantaran cintamu kepadaku
Saya akan pulang
Hanya dua yang akan kutuju di Batipuh
Pertama, menunggu kedatangan engkau menjemputku kembali
Kedua, menunggu maut datang menjemputku apabila kau tak pernah datang kembali menjemputku
Cuma satu pengharapan yang terakhirku
Heningkan hatiku kembali
Sama-sama kita habisi kekecewaan yang sudah-sudah
Maafkan saya
Cintai saya kembali
Zainuddin, engkaulah yang terpatri dalam do'a ku
Bila saya menghadap tuhan di akhirat kelak
Kalau aku mati dahulu daripadamu
Jangan kau berduka hati
Melainkan sempurnakanlah do'a kepada Tuhan
Selamat tinggal Zainuddin
Selamat tinggal wahai orang yang kucintai di dunia ini
Aku cinta akan dikau
Semoga hati kita sama-sama dirahmati Tuhan
Selamat tinggal Zainuddin, Aku cinta akan engkau
Dan kalau ku mati, adalah kematianku dalam mengenang engkau
-HAYATI
Kamis, 18 Desember 2014
Kupinang Engkau Dengan Al-Qur'an
Seperti api yang menemukan kayu
Membakar dan menghanguskan
Seperti panas yang mencairkan batuan es
Hingga dingin itu menjadi salju
Seperti ombak yang menghantam karang
Bergeming, tapi pasti akan terkikis
Sedikit demi sedikit
Menghujam sanubari
Dan, terasa resah yang menyesak saat nafsu membisikkan
Untuk sekedar menatap
Untuk sekedar menyapa
Untuk sekedar berbicara
Disini, ada hak yang terkapar karena membuat hatiku selalu gundah
Ada yang salah dengan imanku
Karena, aku mulai tergoyahkan dengan apa yang kupandang indah
Ada yang mengganggu keteguhan imanku
JIka jatuh cinta
Cukup satu yang bisa keyakinan : Jatuh itu sakit
Dan, tentang sikap yang membuat ku resah ini memang begitu sakit
Semoga aku bisa melabuhkan cintaku hanya karena Allah
Di bawah naungan al-Qur'an kujadikan fondasi cinta
Biarlah aku terus merasa jatuh
Tapi, aku akan bangkit untuk membangun cinta
Cinta yang bisa mengggapai surga
Kan kupinang kamu dengan Al-Qur'an
Membakar dan menghanguskan
Seperti panas yang mencairkan batuan es
Hingga dingin itu menjadi salju
Seperti ombak yang menghantam karang
Bergeming, tapi pasti akan terkikis
Sedikit demi sedikit
Menghujam sanubari
Dan, terasa resah yang menyesak saat nafsu membisikkan
Untuk sekedar menatap
Untuk sekedar menyapa
Untuk sekedar berbicara
Disini, ada hak yang terkapar karena membuat hatiku selalu gundah
Ada yang salah dengan imanku
Karena, aku mulai tergoyahkan dengan apa yang kupandang indah
Ada yang mengganggu keteguhan imanku
JIka jatuh cinta
Cukup satu yang bisa keyakinan : Jatuh itu sakit
Dan, tentang sikap yang membuat ku resah ini memang begitu sakit
Semoga aku bisa melabuhkan cintaku hanya karena Allah
Di bawah naungan al-Qur'an kujadikan fondasi cinta
Biarlah aku terus merasa jatuh
Tapi, aku akan bangkit untuk membangun cinta
Cinta yang bisa mengggapai surga
Kan kupinang kamu dengan Al-Qur'an
Langganan:
Postingan (Atom)
